PERPUSTAKAAN ONLINE KHAZANAH KEILMUAN ISLAM

Perpustakaan Islam Online:

1. perpustakaan Waqfeya berisi kitab-kitab Bahasa Arab dalam bentuk PDF, enak dibaca atao dicetak. Lihat > http://www.waqfeya.com

2. perpustakaan al Meshkat, dalam bentuk MS Word, kelebihannya untuk searching/ mencari kata-kata kunci, tetapi kurang fleksibel untuk dibaca. Lihat > http://www.almeshkat.net/books/index.php

3. buku-buku karya sarjana barat (arab+inggris) tentang Islam. Lihat > http://www.archive.org/details/texts

4. perpustakaan Said al fawaid menyediakan berbagai sumber. Lihat > http://saaid.net/book/index.php

5. Perpustakaan Syamilah yang sudah terkenal. Di websitenya bisa di download dalam bentuk PDF, EPUb, juga dalam bentuk online, cocok untuk tablet dan HP yang memiliki koneksi internet, maupun software untuk laptop/komputer. Lihat > http://shamela.ws/browse.php atau http://shamela.ws

 

6. situs: http://www.islamweb.net/mainpage/index.php

Seperti tampilannya, memuat berbagai hal dari: mausu’at/ensiklopedi, makalah, fatwa, konsultasi, audio, maktabah/perpustakaan, tube/video dan galeri. Untuk perpustakaan online bisa diklik bagian maktabah. Atau menginginkan hasil fatwa-fatwa bisa diklik bagian fatwa. Kalau asing dengan tulisan arab bisa tulisan latin bahasa Inggris. Ini tampilan mukanya.

 

 

7. agak berbeda dengan situs: http://wadod.net/ yang nampaknya lebih ditujukan untuk mahasiswa, tersedia berbagai literatur Arab termasuk majalah, buku-buku penelitian maupun hasil risalah (disertasi atau tesis ) dalam bahasa Arab. Ini gambar depannya.

 

8. situs ini juga termasuk sangat lengkap menyediakan berbagai buku-buku bahasa Arab, baik keilmuan Islam klasik: fiqih, hadits, tafsir, akhlak juga buku-buku hasil penelitian disertasi dan tesis. Situsnya dapat dilihat di sini: http://kt-b.com/ . adapun tampilan awalnya dapat dilihat seperti di bawah ini.

Advertisements

Mengapa Orang Mudah dan Gigih Membid’ahkan Orang Lain

mengapa seseorang itu begitu gigihnya menuduh orang lain telah melakukan bid’ah

perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh pemikirannya. ibarat iodelogi, maka cara pandang inilah yang menggerakkan seluruh aktifitas hidupnya. kalau orang berideologi kapitalis maka gerak gerik hidupnya, pandangannya dan kata-katanya didasari oleh watak kapitalis. bangsa yang didominasi paham budis atau konfusian, maka cara pandang bangsa tersebut akan diwarnai oleh ajaran-ajaran ini.

orang yang sangat mudah membid’ahkanpun juga demikian. di pemahamannya membid’ahkan adalah sebuah ideologi, yang dianut diajdikan landasan bertindak. maka siapapun yang tidak sesuai dengan ajarannya akan diangap di luar ajarannya yang harus dibid’ahkan.bahkan saat ajaran dan perbuatan orang lain sesuai dan sama dengan yang dilakukan oleh orang yang membid’ahkan tadi maka ajaran dan perbuatan ini juga dimaknai sebagai bukan dari ideologi yang sama. maka kesaamaan ajaran dan perbuatan tidaklah menjadikan sebagai sesama ideologi sehingga tidak bisa bersatu hidup dalam satu kotak. yang ada adalah tetap dirinya dalam satu kotak, orang lain dalam kotak lain.

konsekuensi dari pandangan ini adalah paham tertutp tidak bisa melihat adanya penafsiran dan perbedaan lainnya, orang harus dijadikan sama dengan paham dirinya, kelompoknya di luar itu adalah bid’ah sesat masuk neraka.

kemudian, tatkala ada paham lain yang memiliki argumentasi yang memadai, ahlu tabdi’ ini akan berusaha sekuat tenaga, bukan lagi sekedar berargumentasi tetapi juga mulai membully “lawan” pahamnya. kalau dalam dunia medsos, dibuatlah meme yang tidak sepantasnya, menyerang pribadi orangnya.

jadi kegigihan untuk tabdi’ atau membid’ahkan amalan suatu kelompok selain kelompok dirinya itu dipengaruhi oleh pemahaman dirinya tentang pengertian biod’ah, kemudian pemahaman ini dijadikan cara pandang atau ideologi yang mempengaruhi tindakan fisik maupun ucapannya.

Konvert file youtube untuk dvd cd player via usb

Aplikasi “format factory” untuk windows atao android

Gunanya untuk merubah atao konversi/konvert (convert) file video dari satu jenis ekstensi ke jenis lainnya, misal dr .flv ke mp4, 3gp, mpeg,divx dan sebagainya

Untuk video hasil download dari youtube bila ingin diputar di dvd ato tape compo dengan menggunakan usb, maka file youtube dikonvert dulu dengan aplikasi “format factory ” dengan seting seperti gambar di atas untuk menghasilkan file seperti VCD sehingga bisa diputar/dimainkan di DVD/CD player lama, kalau DVD/CD player terbaru mungkin sudah dapat memainkan berbagai jenia file video.

Pake preset mpeg-2

Size 720×576, biasa untuk tv umumnya jadi fullscreen

Kbpsnya bisa 900 atau default 2496

Audio:

Codec: mp2 ato mp3

Biasanya file yang dihasilkan ukurannya jadi lebih besar.

ISLAM YANG GAGAH, KUAT, BERMARTABAT.

Mungkin banyak diantara kita yang memersepsikan bahwa muslim yang shalih, yang rendah hati, yang tawadhu’,yang zuhud, yang alim adalah muslim yang pakaiannya lusuh, pandangan matanya sayu tertunduk ke bawah,jalannya gontai lemah lembut (templek – templek,bhs jawa), kemana – mana jalan kaki, pake sandal jepit, penampilan tua. 

Sedangkan kalau ada orang muslim yang gagah perkasa, pakai jas dasi,sepatu mingkilap mahal, parfum wangi, kemana – mana naik pesawat, sering diidentikkan muslim yang kurang shalih, kurang alim, kurang zuhud, kurang tawadhu’, dianggap mewah mwgah dan tidak pantas.

Sekedar berkaca kepada sahabat Umar bin Khatab, penampilan fisik gagah perkasa, bicara lantang, tegas, berjalan cepat dan tegap, kalau memukul bisa merobohkan musuh. meskipun bisa tiduran di bawah pohon kurma di pinggir kota Madinah.

Utsman bin affan saudagar kaya raya, pakaiannya teegolong mewah pada zamannya, makanannya juga enak – enak, rumahnya juga bagus. beliau juga salah satu khulafaurosyidin.

Jadi umat Islam semestinya, kuat gagah kaya raya menguasai dunia. 

STRATEGI DAN METHODE PENGAJARAN NILAI-NILAI DALAM KONTEKS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNESCO. Principal Regional Office for Asia and the Pacific.

Strategies and methods for teaching values in the context of science and technology.

Bangkok, 1993.

52 p. (Asia and the Pacific Programme of Educational Innovation for Development)

1. VALUES—TEACHING METHODS—ASIA/PACIFIC. 2. SCIENCE EDUCATION—ASIA/PACIFIC. 3. TECHNICAL EDUCATION—ASIA/PACIFIC. 4. SCIENCEEDUCATION—TEACHING MATERIALS—ASIA/PACIFIC. I. Title. II. Series

=======

Buku berjudul “Strategies and methods for teaching values in the context of science and technology.” Terbitan UNESCO Bangkok. Tahun 1993 Hal: 6-7.

======

STRATEGI DAN METHODE PENGAJARAN NILAI-NILAI DALAM KONTEKS SAINS DAN TEKNOLOGI

INDONESIA

Pengantar

Di Indonesia, nilai-nilai pendidikan diturunkan dari Pancasila, sbagai falsafah Negara Republik Indonesia lima kesatuan dasar cara pandang bangsa Indonesia. Lima dasar ini berdiri sendiri-sendiri tetapi saling mengisi satu sama lain. Yakni 1) ketuhanan yang maha esa, 2) kemanusian yang adil dan beradab, 3) persatuan Indonesia, 4) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah permusyawaratan/perwakilan, 5) keadilan sosial bagi seluruh Indonesia. Pancasila juga digunakan sebagai falsafah pendidikan di Indonesia, karena itu tujuan pendidikan nasional didasarkan pada Pancasila. Dalam konteks pendidikan sains, nilai-nilai pendidikan seharusnya selaras dengan nilai-nilai yang terefleksikan 35 butir pancasila.

Tujuan dan Isi

Tujuan:

Tujuan pengajaran nilai-nilai adalah:

a) menumbuhkan sikap dan nilai-nilai positif terhadap sains dan teknologi;

b) meningkatkan kesadaran hubungan antara sains, teknologi, manusia dan lingkungan yang peduli pengaruhnya dan efeknya satu sama lain.

c) mengembangkan sifat dan sikap pribadi, diantaranya adalah sifat sangat ingin tahu, orisinalitas, ketekunan, keterbukaan pikiran, sikap kritis, tanggung jawab, kemauan untuk bekerjasama dan merdeka, bebas.

d) mengembangkan sikap sosial. Diantaranya adalah peka dan kritis terhadap isu-isu aktual dengan menampakkan kepedulian terhadap perubahan di masyarakat dan sepenuh hati berkontribusi dan perhatian terhadap kebutuhan masyrakat.

Isi:

Isi yang luas dan seimbang mencakup dua aspek lingkungan, yang dinamakan lingkungan alami termasuk lingkunagn fisik dan biologis, dan lingkungan buatan manusia. Ada juga beberapa topik yang berkaitan dengan problem ekologi, problem berdasarkan komunitas, problem kesehatan dan bahan-bahan lokal.

Strategies for Teaching and Learning

Pendekatan berbagai sisi digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai dalam kontks sains dan teknologi. Metode ini termasuk problem solving (pemecahan masalah), debat, diskusi, dan project work/tugas kerja. Ada juga upaya untuk menyokong motivasi dan pembelajaran sains. Dalam upaya ini, perlu didesain suatu panduan bagi guru. Dalam panduan ini digunakan cognitive conflicts, self concepts, dan modelling.

Metode evaluasi

Evaluasi sikap dalam pendidikan sains dilakukan dengan observasi langsung/direct observation dan skala likert/Likert-type scaling, tetapi semua ini belum memberikan hasil yang memuaskan. Akhir-akhir ini ada usaha untuk mengembangkan pedoman bagi guru untuk mengembangkan sikap, dan nilai-nilai dalam pengajran sains. Bagaimanapun, hal ini tidak termasuk penialian sikap dan nilai-nilai yang mana diturunkan dari tujuan nasional

7

Administrasi dan Birokrasi Islam: sejarah perkembangannya

Sejarah Singkat Administrasi dan Birokrasi Islam

Turats atau pusaka peradaban dan kebudayaan Islam sungguh sangat luar biasa, sejak diletakkan dasarnya oleh Rasulullah kemudian dilanjutkan oleh khulafaurrosyidin dan dilanjutkan pada masa daulah Umayah dan daulah Abasiyah dan seterusnya. Sungguh suatu capain peradaban kemanusian yang luar biasa terlebih pada saat itu.

Catatan-catatan sejarah pembangunan peradaban dan kebudayaan Islam juga terabadikan sedemikian lengkap sehingga kita sekarang ini dapat membacanya dengan jelas, kita dapat memiliki gambaran betapa tingginya peradaban dan kebudayaan masa itu, sebuah inspirasi untuk mengembangkan dan membangun peradaban ke depan.

Namun, barangkali patutu disayangkan, kita sebagai umat Islam kehilangan akar sejarah ini, kita hanya mengenal Islam sebatas ritual belaka barangkali, atau sebagai sebuah keyakinan saja. Memang sangat penting kedua hal ini, tetapi kalau membaca bagaimana generasi awal Islam membangun peradaban dan kebudayaan Islam sungguh sangat jauh berbeda sekali apa yang dilakukan oleh generasi awal dengan sekarang ini, bagaimana mereka memahami Islam secara lebih konprehensif, bagi kehidupan dunia ini untuk mencapai kebahagian kehidupan akherat.

Hebatnya mereka dalam membangun administrasi dan birokrasi negara dapatlah kita simak dalam sejarah peradaban Islam maupun kebudayaan Islam, mereka dapat mengimplementasikan ajaran Islam bukan semata sebagai ritual dan keyakinan semata tetapi benar-beanr riil sebagai sebuah ajaran mengenai bagaimana menata kehidupan ini lebih baik, ruhani maupun jasmani, fisik maupun spiritual nyang tercermin dalam penataan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sebagaimana tatanan ekonomi, dalam administrasi maupun birokrasi, Islam juga menawarkan konsepnya tersendiri yang unik dan tidak kalah dari sisi kajiannya dengan konsep lainnya. Ada baiknya misalnya membaca hasil penelitian Muhammad A. Al-Buraey Islam Landasan Alternatif Administrasi Pembangunan. ada banyak Istilah yang diperkenalkan misalnya, lembaga khilafah, wazir, wali, amir, qadhi, diwan, syurthah, hisbah, kharaj dan sebagainya. inti tentu dapat menjadi dasar pengembangan administrasi dan birokrasi Islam. hanya barangkali kajiannya masih tertinggal jauh dengan kajian fiqih ibadah maupun kajian aqidah. Khusus masalah administrasi dapat dibaca >>>>>disini<<<<.

Learning Theory, Learning Model, Instruction Design

Teori Pembelajaran, Model Pembelajaran, dan Desain Pengajaran

Learning theory/ theory of learning, Model of Learning

Teori belajar yang paling berpengaruh adalah :

1. Behaviourism

2. Cognitive psychology

3. Constructivism

4. Social learning theory

5. Socio-constructivism

6. Experiential learning

7. Multiple intelligences

8. Situated learning theory and community of practice

9. 21st century learning or skills

(diakses pertama tanggal 20/9/2015) lebih lengkapnya lihat di sini : http://www.unesco.org/new/en/education/themes/strengthening-education-systems/quality-framework/technical-notes/influential-theories-of-learning/)

Namun ada juga yang menyebut teori belajar ini sebagai paradigm yang mencakup (http://www.learning-theories.com/):

1. behaviorism:

a. classical conditioning (Pavlov)

b. GOMS model (card.Moran, Newell)

c. Operant Conditioning (skinner)

d. Social Learning Theory (Bandura)

2. cognitivism

a. Teori Atribusi (Weiner)

b. Cognitive Load Theory/ teori beban kognisi (Sweller).

c. Teori elaborasi ( Reigeluth)

d. Teori konteks fungsional ( Sticht)

e. Teori Gestalt (Von Ehrenfels)

f. Kognisi situasi/ Situated Cognition (Brown, Collins & Duguid)

g. Teori tahapan perkembangan kognisi (Piaget)

3. Constructivism, Social, Situational Theories:

a. Anchored Instruction (Bransford)

b. Cognitive Apprentichip (Collin et al)

c. Communities of practice ( Lave dan Wenger)

d. Connectivsm (Siemen, Downes)

e. Discovery learning ( Bruner)

f. Multiliteracies (New London Group)

g. Semiotic (deSaussure, Barthes, Bakhtin)

h. Teori perkembangan social/Social development theory (Vygotsky)

i. Problem-Based Learning

j. Situated Learning (Lave)

4. design-Based dan Models (precristive)

a. desain pengajaran model ADDIE/ADDIE Model of instruction design

b. ARCS model of motivational design (Keller)

c. Elaboratiion theory (Reigeluth)

d. Learner-Centered Design (Soloway, Guzdian, Hay)

e. Multimodality (Kress)

5. humanism dan motivational teori

a. ARCS model mengenai desain motivasi (Keller)

b. Kecerdasan emosi/Emotional Intelligence (Goleman)

c. Experiential Learning (Kolb) (lihat bawah)

d. Flow (Csikszentmihalyi)

e. Grit (Dcukworth, Matthews, Kelly, Peterson)

f. Intrinsically Motivating Instruction/pengajaran motivasi intrinsic (Malone)

g. tingkat kebutuhan dari Maslow/Hierarchy of needs (Maslow)

h. teori determinasi diri/self-determination theory (Deci dan Ryan)

6. 21st century skills

Descriptive and Meta teori:

a. Activity Theory (Vygotsky, Leont”ev, Luria, ENgstrom)

b. Actor-network theory (latour, Callon)

c. Taksonomi Bloom (Bloom)

d. Kognisi distribusi (Hutchins)

e. Analisa jaringan social/Social Network Analysis (Scott, Prell)

Teori identitas/ Identity Theory:

a. Tahap perkembangan Erikson (Erikson)

b. Teori Status identitas (Marcia)

c. Self-Theori: Entity and Incremental Theory (Dweck)

Teori dan Model lainnya:

a. Teori Afordan (Gibson)

b. Kecerdasan Mejemuk (Gardner)

d. Kecakapan abad 21 (P21 dan lainnya)

sebagai tambahan dari learning theory ini juga bisa dilihat di sini : http://www.instructionaldesign.org/theories/index.html

Learning concepts:

Konsep belajar misalnya (anxiety/kecemasan, arousal, attention, attitudes, cognitive style, creativity, grit and persistence, imagery, learning strait, mastery, memory, mental model dan lainnya, lebih lanjut bisa dilihat di sini:( diakses 20/9/2015)

http://www.instructionaldesign.org/concepts/index.html

Learning domain

http://www.instructionaldesign.org/domains/index.html

Perbandingan antara berbagai teori belajar mengenai orentasinya (diakses 20/9/2015, lebih lanjut dapat dilihat di: http://infed.org/mobi/learning-theory-models-product-and-process/ ).

Four orientations to learning (after Merriam and Caffarella 1991: 138)

Aspect Behaviourist

(http://infed.org/mobi/the-behaviourist-orientation-to-learning/)

Cognitivist

(http://infed.org/mobi/the-cognitive-orientation-to-learning/)

Humanist

(http://infed.org/mobi/humanistic-orientations-to-learning/)

Social and situational

(http://infed.org/mobi/the-socialsituational-orientation-to-learning/)

Learning theorists Thorndike, Pavlov, Watson, Guthrie, Hull, Tolman, Skinner Koffka, Kohler, Lewin, Piaget, Ausubel, Bruner, Gagne Maslow, Rogers Bandura, Lave and Wenger, Salomon
View of the learning process Change in behaviour Internal mental process (including insight, information processing, memory, perception A personal act to fulfil potential. Interaction /observation in social contexts. Movement from the periphery to the centre of a community of practice
Locus of learning Stimuli in external environment Internal cognitive structuring Affective and cognitive needs Learning is in relationship between people and environment.
Purpose in education Produce behavioural change in desired direction Develop capacity and skills to learn better Become self-actualized, autonomous Full participation in communities of practice and utilization of resources
Educator’s role Arranges environment to elicit desired response Structures content of learning activity Facilitates development of the whole person Works to establish communities of practice in which conversation and participation can occur.
Manifestations in adult learning Behavioural objectivesCompetency -based education

Skill development and training

Cognitive developmentIntelligence, learning and memory as function of age

Learning how to learn

AndragogySelf-directed learning SocializationSocial participation

Associationalism

Conversation

Learning model

1. Diantara model belajar yang juga banyak dipergunakan adalah “experiential Learning” dari Kolb (1984). Model ini membutuhkan empat (4) kecakapan belajar yakni 1) pengalaman konkret ketika berhadapan dengan sesuatu yang baru, 2) observasi/pengamatan yang bersifat refelktif untuk melihat kontek khusus dari perpektif yang berbeda untuk menangkap maknanya, 3) konseptualisasi abstrak untuk menganalisa dan mengintegrasikan ide baru dan membuat konsep, 4) membuat konklusi logis dengan melakukan refleksi pada pengalaman baru serta percobaan aktif untuk penguatan kembali dengan lingkungan menggunakan pembelajaran baru. (lebih lanjut lihat di siniL http://edtechreview.in/research/2022-learning-models-learning-theories. Diakses 20/9/2015)

Kegiatan pembelajar dengan model Kolb ini diantaranya adalah seperti ini:

2. model lainnya yang juga banyak dipergunakan adalah model Schulman (2002) yang menggunakna enam (6) langkah proses belajar seperti berikut ini

Instructional Design (N):

The process
by which instruction is improved
through the analysis of learning needs
and systematic
development
of learning experiences. Instructional designers often use technology and multimedia
as tools to enhance instruction.

BUKU PAKET SKI XI

Buku paket mata pelajaran kurikulum 2013 umumnya diberikan dari pemerintah, untuk kelas 10 tentu lebih lancar dibandingkan kelas 12 atau 11, yang mungkin agak telat terutama bagi sekolah/madrasah yang menginjak tahun ke dua untuk implementasi K 13 nya.
khusus untuk buku SKI (Sejarah kebudayaan Islam) kelas XI, anda dapat mendownload lewat di sini , silahkan didownload, file sebesar 13 MB berbentuk pdf. bisa dibaca lewat gadget semacam android atao laptop.

Silahkan DIDOWNLOAD DI SINI >>>.ski XI

Pengembangan Penulisan Item Soal Pilihan Ganda Mata Pelajaran Fiqih

Pengembangan Penulisan Item Soal Pilihan Ganda Mata Pelajaran Fiqih

 

Diadaptasikan dari buku:

  1. Haladyna, Thomas M. Developing and validating multiple-choice test items , 3rd ed. Lawrence Erlbaum Associates, Inc., Publishers 10 Industrial Avenue Mahwah, New Jerse, 2004
  2. Haladyna, Thomas M and Downing , Steven M. Applied measurement in education, 2(1), 37-50, A Taxonomy of Multiple-Choice Item-Writing Rules. 1989

 

Pilihan Ganda (Multiple Choice) Konvensional: memiliki 3 vareasi:

  1. Format Kalimat Tanya
  2. Stem kalimat tidak lengkap (kalimat sebagiannya)
  3. Jawaban terbaik

Contoh ketiga vareasi dapat dilihat dibawah ini.

Ketiga vareasi ini memiliki tiga bagian:

  1. Stem
  2. Jawaban pilihan benar
  3. Alternatif jawaban pengecoh (distraktor)


 

 

 

 

 

 

 

 

Khusus untuk vareasi kedua yakni stem dengan format kalimat tidak lengkap, hendaknya menghindari penggunaan kata kosong di depan atau ditengah.

 

Pilihan Ganda Komplek

Pilihan Ganda Komplek adalah dimana peserta test memilih tiga pilihan yang dikelompokkan menjadi 4 (empat), dengan berbagai pertimbangan Haladyna memberikan perlawanan untuk penggunaan format Pilihan Ganda Komplek ini.

 

Format lainnya adalah reading comprehension, problem solving, pictoral

 

An naskh secara bahasa berarti (1. A. Penghapusan atau B. Membiarkan). Dalam an naskh ada empat unsur yaitu an naskh itu sendiri, an nasikh artinya (2.C. yang menghapus atau D. yang dihapus. E. Penghapusan), al mansukh dan hukum yang dinaskh. Contoh sabda Rasulullah kuntu nahaitukum ‘an ziraratil qubur ala fazuruha, al mansukh dari sabda rasulullah adalah (3.A. nahaitukum ‘an ziratil qubur atau B. Fazuruha). Adapun nasikhnya adalah (4.D……atau E……).

Format ini dapat juga untuk menguji hapalan dan kemampuan bacaan peserta didik. Dalam teks fiqih arab atau dalil qur’an dan hadits mengenai

Penulisan Stem

Haladyna menyarankan tiga (3) hal dalam penulisan stem:

  1. Bikin sejelas mungkin arah item soalnya

    Contoh yang jelek:

    Babi adalah hewan yang banyak dikonsumsi, apakah hukum yang terdapat pada hewan babi?

    Contoh itu dapat dikembangkan:

    apa hukum Islam mengkonsumsi hewan babi ?

  2. Buatlah stemnya sesingkat mungkin.

    Contoh stem yang kurang singkat:

    1. Ijtihad adalah mencurahkan semua kemampuan untuk mendapatkan suatu hukum syar’i yang amali dari dalil-dalilnya yang tafsiri. Fungsi dari ijtihad ini adalah…
    2. Orang-orang yang berkemampuan mengijtihadkan seluruh masalah syariat yang hasilnya diikuti dan dijadikan pedoman oleh orang-orang yang tidak sanggup berijtihat. Ijtihat yang mereka lakukan itu semata-mata hasil usahanya sendiri tanpa mencangkok dari pendapat orang lain. Orang-orang yang melakukan ijtihad semacam ini masuk dalam tingkatan…

    Contoh ini bisa disingkat:

    1. Manakah berikut ini yang merupakan fungsi ijtihad?
    2. Termasuk dalam tingkatan manakah seorang yang berijtihad atas kemampuannya sendiri tanpa mencangkok pendapat imam lainnya?
  3. Taruhlah ide pokok dalam stem sehingga item soal lebih fokus, bukan dalam pilihan jawaban.

    Contoh yang tidak fokus:

    Membunuh secara sengaja.


    1. ….

    Contoh ini bisa dikembangkan.

    Apakah membunuh secara sengaja itu?

    1. ..

  4. Gunakan stem dengan format kalimat tanya atau melengkapi kalimat.
  5. Bila menggunakan format melengkapi kalimat, hindari yang kosong di depan atau ditengah.

    (Haladyna memberikan pernyataan ulang, berdasar pengalaman empiris untuk menggunakan stem dalam format kalimat tanya.)

  6. Gunakan kata posisitif bukan dalam bentuk negatif.

    (bila menggunakan kata negatif hendaklah dicetak miring/garis bawah/cetak tebal. Misalnya “manakah berikut ini yang bukan merupakan shighah al amr?”, “manakah berikut ini yang tidak termasuk wajib haji?”, “manakah berikut ini yang merupakan pengecualian dari rukun haji?”)

  7. Gunakan format kalimat tanya daripada kalimat tidak lengkap

    – Format kalimat tidak lengkap :

    Sanksi hukum bagi pembunuhan sengaja adalah……… < – – – – – – – kurang efektif

    – Format kalimat pertanyaan

    Manakah dari sanksi hukum berikut ini yang merupakan sanksi hukum pembunh sengaja? <- – – – lebih efektif

  8. Gunakan pertanyaan mengenai hapalan+aplikasi (principle, rules, facts in real life)

    – Hapalan saja.

    Mana yang merupakan syarat shalat?    < – – – – – – – – – -kurang efektif

    – Hapalan dan aplikasi.

    Ahmad Syarif mengerjakan shalat dengan memakai sarung, menghadap kiblat, berdiri tegak, berniat dalam hati mengerjakan shalat, mengangkat kedua tangan sejajar pundak, dan mengucapkan allahu akbar. Apa syarat shalat yang dilakukan Ahmad Syarif?

     

    Manakah yang merupakan bagian syarat shalat ?     < – – – – – – – – efektif

     

    Manakah salah satu dari berikut ini yang paling tepat menunjukkan syarat shalat ?

    a. memakai sarung

    b. memakai kopiah

    c. menggelar sajadah

    – Metode dan prosedur.

    manakah urutan yang benar berwudlu?

    a.

    b.

    c.

    – intepretasi hubungan sebab akibat

    Mengapa menutup aurat diperlukan dalam shalat?

    a.

    b.

  9. hindari penggunaan “tidak satupun dari yang di atas” atau ” semua yang ada di atas”.

 

5. contoh template penulisan item stem

Mana pengertian dari…?

Which is the definition of…?

Manakah pengertian terbaik mengenai..?

Which is the best definition of…?

Manakah yang merupakan arti ….?

Which is the meaning of…?

Manakah yang merupakan kesamaan dengan..?

Which is synonymous with …?

Manakah yang seperti …?

Which is like …?

Manakah sifat…?

Which is characteristic of…?

Apa yang membedakan?

What distinguishes …?

Manakah yang merupakan alasan…?

Which is the reason for…?

Manakah yang menyebabkan..?

Which is the cause of…?

Apakah hubungan antara…dengan..?

What is the relationship between … and …?

 

Which is an example of the principle of…?

 

What would happen if…?

 

What is the consequence of…?

 

What is the cause of…?

 

Which is the most or least important, significant, effective …?

 

Which is better, worse, higher, lower, farther, nearer, heavier, lighter, darker, lighter…?

 

Which is most like, least like …?

 

What is the difference between … and …?

 

What is a similarity between … and …?

 

Which of the following principles best applies to …?

 

Which of the following procedures best applies to the problem of…?

   

4.

RAMADHAN: BULAN AMPUNAN, MOTIVASI BERBUAT BAIK

RAMADHAN BULAN AMPUNAN: MOTIVASI TERUS MENERUS UNTUK MENABUNG KEBAIKAN

 

 

Persiapan Menyambut Ramadhan

Sebagaimana sudah menjadi pemahaman bersama seluruh umat Islam bahwa Ramadhan adalah bulan mulia karena di dalamnya ada puasa Ramadhan yang memiliki fadhilah sedemikian besar sebagai rahmat Allah kepada hambaNya. Tentu agar kita mendapatkan banyak manfaat dari keutamaan bulan Ramadhan ini maka perlu bagi kita untuk mengetahui dan memahaminya dengan baik, karena bagaimanapun menjalankan Ramadhan sesuai dengan ketentuannya sehingga bisa mendapatkan manfaatnya, adalah amalan yang berat, maka sangat perlu memahaminya dengan baik sehingga beratnya menjalankan Ramadhan ini dapat dilalui dengan baik dan memberikan banyak manfaat bagi kita fi dunya wal akhirah.

Bekal ilmu mengenai keutamaan Ramadhan:

Bulan Ampunan: Rahmat Allah Untuk HambaNya Sebagai Motivasi Mereka Senantiasa Dalam Kebaikan. Pada umumnya hadits yang sering dikutip adalah hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa orang yang qiyam lailatul qadr dalam keadaan keimanan dan muhasabah, dalam redaksi lainnya disebutkan bahwa orang yang qiyam bulan Ramadhan maka akan diampuni dosanya yang telah lewat.

Begitu pula orang yang melakukan puasa Ramdhan dalam keadaan keimanan dan muhasabah akan diampuni dosanya yang telah lalu. Dengan iman dan muhasabah, tentunya, karena puasa dimaksudkan untuk ibadah pengendalian diri. Orang yang mengerjakan puasa tetapi tidak bisa mengendalikan diri dari sifat pelit, pemarah, berkata kotor dan jorok, tidak ikhlas, riya dan semua hal yang mengurangi kualitas puasa, maka sesungguhnya ia mengerjakan puasa bukan dengan iman dan muhasabah yang sungguh-sungguh.

Dua hal dalam hadits, disebutkan disini, yakni berpuasa itu sendiri di siang hari dan malamnya melakukan qiyam malam ramadhan atau lailatul qadar. Keduanya menyebutkan keutamaan ampunan dosa untuk dosa-dosanya yang telah lewat, memang para ulama berbeda pendapat mengenai apakah semua dosa besar kecil atau dosa kecil saja yang diampuni, namun dalam semangat muslim, semua ini adalah rahmat Allah yang sudah cukup bagi seorang muslim untuk banyak bersyukur secara lisan atau amaliyah. Cukup bagi seorang muslim sebagi motivasi dan dorongan untuk senantiasa membuat kebaikan dan pembenahan dalam hidup ini. Teks hadit dapat dibaca berikut ini.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : ” مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ” . البخاري

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَن رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : ” مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ” البخاري

Inilah redaksi hadits yang sudah disepakati mengenai keshahihannya, yang berisi “pengampunan dosa-dosa yang telah lewat”, ada riwayat lain dengan tambahan redaksi “dan dosa-dosa yang belakangan”. Riwayat dengan tambahan redaksi ini banyak diperbincangkan oleh para ulama dari dahulu hingga sekarang ini mengenai keshahihannya. Redaksi mengenai “diampuninya dosa yang telah lewat dan yang akan datang” misalnya dalam Tanwirul Hawalik Syarh Muwatha’ Malik karya Jalaluddin Abdur Rahman As Suyuthi, ketika membahas hadits ketika membaca aamiin dan makmun juga kemudian bila ada yang bersesuaian dengan aamiin malaikat maka diampuni dosanya yang telah lewat, kemudian dalam penjelasan berikutnya banyak disinggung mengenai amal yang menggugurkan dosa telalu maupun yang akan datang. Diantaranya adalah mengenai puasa Ramadhan, berikut ini contohnya haditsnya:

أخرج أَحْمد عَن أبي هُرَيْرَة قَالَ قَالَ رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم من قَامَ رَمَضَان إِيمَانًا واحتسابا غفر لَهُ مَا تقدم من ذَنبه وَمَا تَأَخّر

وَأخرج أَحْمد عَن أبي هُرَيْرَة قَالَ قَالَ رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم من صَامَ رَمَضَان إِيمَانًا واحتسابا غفر لَهُ مَا تقدم من ذَنبه وَمَا تَأَخّر

وَأخرج النَّسَائِيّ فِي الْكُبْرَى وقاسم بن أصبغ فِي مُصَنفه عَن عَن أبي هُرَيْرَة أَن النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم قَالَ من قَامَ شهر رَمَضَان إِيمَانًا واحتسابا غفر لَهُ مَا تقدم من ذَنبه وَمَا تَأَخّر وَمن قَامَ لَيْلَة الْقدر إِيمَانًا واحتسابا غفر لَهُ مَا تقدم من ذَنبه وَمَا تَأَخّر

Dalam paparan selanjutnya dalam kitab Tanwirul Hawalik tadi, misalnya dikatakan bahwa tambahan “wamaa ta akhara” merupakan tambahan yang diingkari, tetapi Ibn Hajar mengatakan bahwa tambahan itu juga diikuti oleh hadits lainnya

Lebih lanjut betapa istimewanya Ramadhan ini, dapat kita simak dalam rangkaian hadits dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam Ahmad berikut ini,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، كَانَ يَقُولُ : ” الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ ، وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ ، مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ ” . مسلم وأحمد

Hadits ini memberitahukan bahwa antara shalat lima kali sehari semalam, satu Jum’at ke Jum’at lainnya dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya dapat sebagai tebusan dosa diantara hari-hari tersebut kalau ia tidak mengerjakan dosa-dosa besar. Dengan demikian sebenarnya sehari-hari orang muslim itu dalam keadaan suci bersih, shalat lima waktu yang dikerjakannya, shalat Jum’at yang dikerjakan dari minggu ke minggu maupun puasa Ramadhan yang dikerjakannya dari Ramadhan satu ke Ramadhan lainnya, akan menjaga orang muslim ini senantiasa memiliki jiwa yang jernih bersih, sehingga tentunya akan mampu menjaganya pula dari dosa-dosa besar. Sebuah karunia dan rahmat Allah bagi kaum muslimin semuanya, inilah dorongan yang semestinya kita hayati, kita pahami dengan baik, sehingga pribadi muslim yang memiliki celupan Allah dapat benar-benar terwujud dalam diri kita, semoga Allah memudahkan kita semua untuk ini.

Manakala puasa sunnah saja, misalnya puasa Arafah dapat menghapuskan dosa tahun lalu dan tahun akan datang, dan puasa Asyura sebagai penebus dosa satu tahun sebelumnya, seperti dalam hadits berikut ini,

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” ثَلَاثٌ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ ، فَهَذَا صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ ، صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ ، وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ ، وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ. رواه مسلم

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً ، وَصَوْمُ عَاشُورَاءَ يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً . رواه أحمد

maka tentu sudah dapat dimengerti dengan baik puasa Ramadhan sebagai puasa fardlu memiliki keutamaan yang jauh lebih besar dibanding dengan puasa sunnah, dan apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad menunjukkan semua itu. Seperti halnya saat nabi Muhammad menjelaskan bahwa dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan seisinya,

عَنْ عَائِشَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : ” رَكْعَتَا الْفَجْرِ ، خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا ” مسلم

Ini dengan dua rakaat shalat sunnah qabliyah fajar, bagaimana halnya dengan shalat fardlu dua rakaat subuh itu sendiri, tentu fadhilahnya jauh lebih besar dibanding dengan dua rakaat qabiyah fajar. Kalau kita memahami ini tentu akan semakin semangat dalam menjalankannya.

Terlepas dari semu itu, rasanya yang paling penting di sini adalah bagaimana kita berlomba-lomba mengisi Ramadhan dengan sebaik-baiknya, bisa istiqamah dari awalnya hingga akhirnya, tentu mujahadah kita dalam mengisi Ramadhan akan mendapatkan pahala tersendiri dari Allah yang tidak bisa kita kira luasnya. Semoga Allah memudahkan kita menjalankan amaliyah Ramdhan dengan baik, dan mencatatnya sebagai amal ibadah yang diterima oleh Allah. Wallahu a’lam.