STRATEGI DAN METHODE PENGAJARAN NILAI-NILAI DALAM KONTEKS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNESCO. Principal Regional Office for Asia and the Pacific.

Strategies and methods for teaching values in the context of science and technology.

Bangkok, 1993.

52 p. (Asia and the Pacific Programme of Educational Innovation for Development)

1. VALUES—TEACHING METHODS—ASIA/PACIFIC. 2. SCIENCE EDUCATION—ASIA/PACIFIC. 3. TECHNICAL EDUCATION—ASIA/PACIFIC. 4. SCIENCEEDUCATION—TEACHING MATERIALS—ASIA/PACIFIC. I. Title. II. Series

=======

Buku berjudul “Strategies and methods for teaching values in the context of science and technology.” Terbitan UNESCO Bangkok. Tahun 1993 Hal: 6-7.

======

STRATEGI DAN METHODE PENGAJARAN NILAI-NILAI DALAM KONTEKS SAINS DAN TEKNOLOGI

INDONESIA

Pengantar

Di Indonesia, nilai-nilai pendidikan diturunkan dari Pancasila, sbagai falsafah Negara Republik Indonesia lima kesatuan dasar cara pandang bangsa Indonesia. Lima dasar ini berdiri sendiri-sendiri tetapi saling mengisi satu sama lain. Yakni 1) ketuhanan yang maha esa, 2) kemanusian yang adil dan beradab, 3) persatuan Indonesia, 4) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah permusyawaratan/perwakilan, 5) keadilan sosial bagi seluruh Indonesia. Pancasila juga digunakan sebagai falsafah pendidikan di Indonesia, karena itu tujuan pendidikan nasional didasarkan pada Pancasila. Dalam konteks pendidikan sains, nilai-nilai pendidikan seharusnya selaras dengan nilai-nilai yang terefleksikan 35 butir pancasila.

Tujuan dan Isi

Tujuan:

Tujuan pengajaran nilai-nilai adalah:

a) menumbuhkan sikap dan nilai-nilai positif terhadap sains dan teknologi;

b) meningkatkan kesadaran hubungan antara sains, teknologi, manusia dan lingkungan yang peduli pengaruhnya dan efeknya satu sama lain.

c) mengembangkan sifat dan sikap pribadi, diantaranya adalah sifat sangat ingin tahu, orisinalitas, ketekunan, keterbukaan pikiran, sikap kritis, tanggung jawab, kemauan untuk bekerjasama dan merdeka, bebas.

d) mengembangkan sikap sosial. Diantaranya adalah peka dan kritis terhadap isu-isu aktual dengan menampakkan kepedulian terhadap perubahan di masyarakat dan sepenuh hati berkontribusi dan perhatian terhadap kebutuhan masyrakat.

Isi:

Isi yang luas dan seimbang mencakup dua aspek lingkungan, yang dinamakan lingkungan alami termasuk lingkunagn fisik dan biologis, dan lingkungan buatan manusia. Ada juga beberapa topik yang berkaitan dengan problem ekologi, problem berdasarkan komunitas, problem kesehatan dan bahan-bahan lokal.

Strategies for Teaching and Learning

Pendekatan berbagai sisi digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai dalam kontks sains dan teknologi. Metode ini termasuk problem solving (pemecahan masalah), debat, diskusi, dan project work/tugas kerja. Ada juga upaya untuk menyokong motivasi dan pembelajaran sains. Dalam upaya ini, perlu didesain suatu panduan bagi guru. Dalam panduan ini digunakan cognitive conflicts, self concepts, dan modelling.

Metode evaluasi

Evaluasi sikap dalam pendidikan sains dilakukan dengan observasi langsung/direct observation dan skala likert/Likert-type scaling, tetapi semua ini belum memberikan hasil yang memuaskan. Akhir-akhir ini ada usaha untuk mengembangkan pedoman bagi guru untuk mengembangkan sikap, dan nilai-nilai dalam pengajran sains. Bagaimanapun, hal ini tidak termasuk penialian sikap dan nilai-nilai yang mana diturunkan dari tujuan nasional

7

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: