Administrasi dan Birokrasi Islam: sejarah perkembangannya

Sejarah Singkat Administrasi dan Birokrasi Islam

Turats atau pusaka peradaban dan kebudayaan Islam sungguh sangat luar biasa, sejak diletakkan dasarnya oleh Rasulullah kemudian dilanjutkan oleh khulafaurrosyidin dan dilanjutkan pada masa daulah Umayah dan daulah Abasiyah dan seterusnya. Sungguh suatu capain peradaban kemanusian yang luar biasa terlebih pada saat itu.

Catatan-catatan sejarah pembangunan peradaban dan kebudayaan Islam juga terabadikan sedemikian lengkap sehingga kita sekarang ini dapat membacanya dengan jelas, kita dapat memiliki gambaran betapa tingginya peradaban dan kebudayaan masa itu, sebuah inspirasi untuk mengembangkan dan membangun peradaban ke depan.

Namun, barangkali patutu disayangkan, kita sebagai umat Islam kehilangan akar sejarah ini, kita hanya mengenal Islam sebatas ritual belaka barangkali, atau sebagai sebuah keyakinan saja. Memang sangat penting kedua hal ini, tetapi kalau membaca bagaimana generasi awal Islam membangun peradaban dan kebudayaan Islam sungguh sangat jauh berbeda sekali apa yang dilakukan oleh generasi awal dengan sekarang ini, bagaimana mereka memahami Islam secara lebih konprehensif, bagi kehidupan dunia ini untuk mencapai kebahagian kehidupan akherat.

Hebatnya mereka dalam membangun administrasi dan birokrasi negara dapatlah kita simak dalam sejarah peradaban Islam maupun kebudayaan Islam, mereka dapat mengimplementasikan ajaran Islam bukan semata sebagai ritual dan keyakinan semata tetapi benar-beanr riil sebagai sebuah ajaran mengenai bagaimana menata kehidupan ini lebih baik, ruhani maupun jasmani, fisik maupun spiritual nyang tercermin dalam penataan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sebagaimana tatanan ekonomi, dalam administrasi maupun birokrasi, Islam juga menawarkan konsepnya tersendiri yang unik dan tidak kalah dari sisi kajiannya dengan konsep lainnya. Ada baiknya misalnya membaca hasil penelitian Muhammad A. Al-Buraey Islam Landasan Alternatif Administrasi Pembangunan. ada banyak Istilah yang diperkenalkan misalnya, lembaga khilafah, wazir, wali, amir, qadhi, diwan, syurthah, hisbah, kharaj dan sebagainya. inti tentu dapat menjadi dasar pengembangan administrasi dan birokrasi Islam. hanya barangkali kajiannya masih tertinggal jauh dengan kajian fiqih ibadah maupun kajian aqidah. Khusus masalah administrasi dapat dibaca >>>>>disini<<<<.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: