Malam pertama dengan MacOS

Menjajal Mac OS.

Selama ini hanya mendengar saja, tentang MacOS, karena memang rasanya tidak mungkin bisa mencobanya. Paling hanya Windows dan Linux dengan berbagai distronya.

Atau Windows denga theme MacOs atau Linux dengan theme MacOS ini, ternyata memang tampilannya mirip-mirip dengan aslinya walau di Windows dan Linux hanya sekedar theme saja.

Hari-hari ini setelah download berkali-kali, akhirnya berhasil download image si MacOS ini yaitu iDeneb, dan setelah dapat DVD Rom external akhirnya bisa membakar image dan juga menginstalnya di HP Mini 210….Itupun dengan perjuangan lewat begadang semalaman.

Secara umum hemm..bagus, tapi sound tetap tidak bunyi, mousepad susah dikendalikan karena mungkin sangat sensistif, tapping nya tidak jalan. Lan belum dicoba tapi dari beberapa referensi katanya tidak jalan.

Wifi jalan bagus, yang penting ini tentu saja karena bisa dipakai untuk konek ke internet. Program-program bawaan sepertinya lumayan banyak, hanya tidak sempat eksplorasi lebih lanjut. Officenya tidak ada. Itune- media playernya MacOS, ternyata seperti itu. Selama ini yang terinspirasi theme itune adalah RhythmBox.

Hemm kalau punya MacOS ini rasanya memang beda kalau dibanding dengan Windows atau Linux. Windows rasanya biasa saja, Linux lumayanlah kesannya beda tapi rasanya lebih beda lagi kalau pake MacOS ini.

2 comments so far

  1. Jim on

    nice info mas , Afric

  2. Jim on

    wah ini benar yah? terima kasih sekali infonya. ,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: