SEKOLAH DIBIAYAI PEMERINTAH

SEKOLAH GRATIS

Akhir – akhir ini Cut Mini gencar mengiklankan sekolah gratis di televisi, bahkan undang-undang dasar pun sebenarnya mengamanatkan kepada bangsa ini. Coba disimak bunyi UUD ini:

Pasal 28C

(1) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.

BAB XIII

PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Pasal 31

(1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.

(2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

(3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.

Implementasi Sekolah Gratis

Beberapa pemerintah daerah ada yang sudah melaksanakan sekolah gratis ini bahkan sampai tingkat SLTA. Sebut misalnya Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, dan mungkin juga beberapa pemerintah daerah lainnya. Pelaksanaan sekolah gratis ini menyangkut beaya sumbangan pendidikan, maupun sumbangan gedung, ujian maupun sumbangan-sumbangan lainnya yang ditarik dari wali murid untuk membantu beaya subsidi penyelenggaraan sekolah dari pemerintah. Bisa jadi sumbangan ini muncul karena minimnya anggaran pemerintah untuk pengembangan pendidikan sehingga kurang memadai yang akhirnya sekolah menarik sumbangan dari wali murid untuk ikut menopang pembeayaan sekolah.

Besarnya sumbangan juga seringkali bervareasi antar sekolah tergantung pada tingkat ekonomi wali murid atau bonafide tidaknya sekolah bersangkutan. Tingkat ekonomi wali murid menengah ke atas tentu sumbungan lebih besar juga sekolah bonafide tentu menarik sumbangan yang  juga cenderung besar.

Memang untuk menyelenggarakan sekolah yang baik, bermutu dan maju tentu dibutuhkan beaya yang tidak sedikit, negara-negara maju sekalipun mereka menganggarkan beaya pendidikan yang tinggi, baik untuk melengkapi fasiltas, gaji guru/dosen, bahkan untuk penelitian pengembangan keilmuan bahkan untuk beasiswa /subsidi murid-murid.

Melihat kondisi sekolah-sekolah di Indonesia, dan kalau ingin maju maka memang pemerintah seharusnya menggratiskan beaya pendidikan terutama untuk masyarakat menengah bawah dan memenuhi semua kebutuhan pembeayaan pendidikan, terutama untuk penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Gratis sekolah negeri dan swasta

Sekolah gratis ini harusnya diterapkan juga untuk sekolah swasta, anak tidak membayar apapun tetapi semua beaya yang timbul dari penyelenggaraan sekolah dipenuhi semua oleh negara/pemerintah. Bukan hanya untuk sekolah negeri saja karena kalau dibeayai oleh negara maka tentu beaya itu diambilkan dari pajak negara. Sehingga semestinya memang semua anak yang bersekolah di negeri atau swasta berhak mendapatkan beaya sekolah gratis itu . miskipun untuk sekolah swasta tidak sepenuhnya gratis kecuali memang semua beaya yang timbul ditanggung negara. Tetapi mengapa yang gratis hanya sekolah negeri ?. Namun saat ini dengan adanya Bantuan Operasional sekolah, sekolah-sekolah sedikit terbantu karena tidak hanya sekolah negeri tapi sekolah swastapun mendapatkan, tetapi belum menyentuh untuk sekolah menengah atas.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: