Selamat hari raya idul fitri 1428 H
Masyarakat Indonesia biasanya menyebut hari raya idul fitri dengan istilah lebaran, kata ini diserap dari bahasa Jawa yang berasal dari akar kata lebar (huruf e dibaca kecil seperti dalam kata lebah) maknanya adalah purna selesai dengan akhiran -an, mengandung makna kegiatan setelah menyelesaiakan sesuatu, dalam hal ini adalah kegiatan setelah menyelesaikan puasa, yakni silaturhami, saling mengunjungi antar sesama sanak suadara, tetangga, teman, karib kerabat. Kegiatan ini dilakukan oleh yang lebih muda terhadap yang lebih tua atau terhadap yang lebih dihormati. Misalnya seorang anak kepada orang tuanya, seorang cucu kepada orang tua atau kakek neneknya, atau seorang adik kepada kakaknya atau kepada tetangga yang lebih tua.
Inilah inti dari lebaran, kemudian dalam silaturahmi tadi ada kegiatan lain yakni saling memaafkan dimulai dari yang lebih muda kepada yang lebih tua disamping meminta maaf, juga ucapan selamat hari raya /lebaran, ditambah meminta do’a restu untuk kebahagian dunia akherat.
Misalnya seorang anak akan bersilaturahmi kepada orang tua, ia akan mengucapkan (dalam bahasa Jawa) “ matur bapak/ibu, simbah kawulo ngaturaken sugeng riyadi, sedoyo lepat nyuwun pangapunten, donga pangestunipun bapak/ibu/simbah ingkang tansah kulo suwun kangge kula lan sak kulawargo” (yang intinya adalah saya mengucapkan selamat hari raya idul fitri kepada bapak,ibu, kakek, nenek, saya juga meminta maaf segala kesalahan, serta meminta do’a restunya untuk kebahagiaan saya dan seluruh keluarga).
Kemudian dijawablah apa yang tadi diutarakan oleh yang lebih muda tadi. yang intinya adalah pemberian maaf karena yang tua juga tidak luput dari kesalahan sehingga terjadi saling maaf memaafkan, dan juga dido’akan.
Kemudian baru dipersilahkan mencicipi hidangan, minuman dan sebagainya.
Adapun hidangan bisanya berupa makanan ringan berupa kue pabrik maupun buatan sendiri semacam pisang rebus, kacang rebus, kacang goreng, emping melinjo goreng dan lain-lain. Adapun suguhan minuman, bila beberapa saat lalu berupa air teh manis, saat ini sudah mulai ditinggalkan dan diganti dengan air putih kemasan bahkan minuman soda ringan sprite, coca cola, coke termasuk minuman cup rasa buah yang saat ini banyak beredar di pasaran.
Untuk karib kerabat dekat selain disuguhkan hidangan makanan ringan juga disuguhkan makan nasi dengan lauk pauk utamanya daging ayam atau daging sapi.
Ini gambaran singkat lebaran di kampung, dan barangkali di kota juga hanya mungkin kemasan dan kemewahannya yang membedakan dengan leberan di kampung.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: