Archive for the ‘Fiqih’ Category

AYAT-AYAT HUKUM

AYAT – AYAT YANG BERKAITAN DENGAN HUKUM

 

Agama di dunia ini banyak, dan setiap agama memiliki kitab sucinya masing-masing yang menjadi acuan kehidupan bagi para pemeluknya. Ada banyak cara interaksi pemeluk agama terhadap kitab sucinya, ada yang memahami berdasar tafsiran pemuka agama, ada memahami dengan mempelajari bahasa asli kitab suci tersebut, ada yang menterjemahkan kitab suci tersebut bahkan ada yang menganggap terjemahan kitab suci adalah kitab suci itu sendiri.

Al Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan dengan bahasa Arab, banyak terjemahan al qur’an ke berbagai bahasa. Bahkan al Qur’an merupakan kitab suci yang banyak memiliki tafsir baik secara kuantitas para penafsir maupun banyaknya jilid kitab-kitab tafsir oleh seorang penafsir.

Para penafsir tersebut memberikan penafsiran terhadap al qur’an lewat berbagai pendekatan, ada yang mengkhususkan terhadap masalah-masalah ayat-ayat hukum.

Berikut ini disajikan ayat – ayat yang berkaitan dengan masalah- masalah hukum dalam Kitab Rawai ‘ul Bayan Tafsir Aat Ahkam Minal Qur’an karya syaeikh ali ash shabuni jilid 1

No
Surat
Ayat
Topik
1 Al fatihah 1-7 Surat Al Fatihah
2 Al Baqarah 101-103 Sihir Menurut Syari’ah
3 Al Baqarah 106-108 Nasykh dalam Al Qur’an
4 AL Baqarah 142 – 145 Menghadap Ka’bah dalam Shalat
5 AL Baqarah 158 Sa’y antara Shafa dan Marwah
6
Al Baqarah
159 – 160
Menyembunyikan ilmu syari’at
7
Al Baqarah
172 -173
Mubahnya hal yang baik dan haramnya hal yang keji
8
AL BAqarah
178 – 179
Dalam Qishash ada kehidupan di dalamnya
9
AL Baqarah
183- 187
Kewajiban puasa bagi umat Islam
10
AL Baqarah
190 – 195
Disyari’atkannya perang dalam Islam
11
AL Baqarah
196 – 203
Menyempurnakan haji dan umrah
12
AL Baqarah
216 – 218
Perang di bulan-bulan yang dihormati
13
AL Baqarah
219 – 220
Diharamkannya judi dan khamr
14
AL Baqarah
221
Menikahi wanita musyrik
15
AL Baqarah
222 -223
Tidak menggauli wanita haid
16
AL Baqarah
224 – 225/226-227
Larangan banyak bersumpah
17
AL Baqarah
228 -231
Syari;at Islam tentang thalaq
18
AL Baqarah
233
Ketentuan tentang sepersusuan
19
AL Baqarah
234
Idah wanita yang ditinggal mati suami
20
AL Baqarah
235-237
Meminang wanita dan hak mahar
21
AL Baqarah
275 – 281
Kejahatan sosial riba yang membahayakan
22
Ali Imran
29
Larangan berpihak pada orang kafir
23
Ali Imran
96 -97
Kewajiban haji dalam Islam
24
An Nisa’
1 – 4
Poligami dan Hikmahnya
25
AN Nisa’
5 – 10
Perhatian Islam terhadap harta anak yatim
26
An Nisa’
19 – 24
Mahram-mahram
27
An Nisa
34 – 36
Cekcok dalm keluarga dan solusinya
28
An Nisa’
43
Larangan shalat ketika mabuk dan junub
29
An Nisa
92 – 94
Tindak krimanal pembunuhan dan sanksinya
30
An Nisa’
101 – 107
Shalat Khauf
31
Al Maidah
1 – 4
Makanan yang halal dan yang haram
32
Al Maidah
5 -6
Ketentuan tentang wudlu dan tayammum
33
AL Maidah
33 – 40
Pidana pencurian dan perampokan
34
Al Maidah
89 – 92
Kafarat sumpah dan keharaman khamer, judi
35
Al Taubah
17 -18
Memakmurkan masjid
36
At Taubah
28 -29
Larangan masuk masjid bagi orang musyrik
37
Al Anfal
2 – 4
Ketentuan tentang rampasan perang
38
Al Anfal
15 – 18
Melarikan diri dari peperangan
39
Al Anfal
41
Ketentuan cara pembagian rampasan perang
40
Al Hajj
36 – 37
Mendekatkan diri kepada Allah dengan qurban

Juz yang kedua dari kitab tafsir tersebut memuat ayat ahkam sebagai berikut:

No Surat Ayat Topik
1 An Nur 1 – 3 Had (Ketentuan hukum tentang) Zina
2 An Nur 3 – 5 Menuduh Zina
3 An Nur 6 – 10 Li’an (suami istri saling menuduh zina)
4 An Nur 23 – 26 Mennyebarkan cerita dusta
5 An Nur 27 – 30 Etika berkunjung dan bertamu
6 An Nur 30 – 31 Hijab dan pandangan mata
7 An Nur 32 – 34 Anjuran menikah
8 An Nur 58 -59 Etika berkunjung pada waktu privasi
9 An Nur 61 Makan minum di rumah kerabat
10 Luqman 13 – 15 Berbakti kepada kedua orang tua
11 Al Ahzab 1 – 5 Anak angkat menurut Islam dan Jahiliyah
12 Al Ahzab 6 Kewarisan kerabat rahim
13
Al Ahzab
49
Cerai sebelum digauli
14
Al Ahzab
50 -52
Tentang Istri-istri Nabi Saw
15
Al Ahzab
52 – 53
Etika perjamuan/resepsi pernikahan
16
Al Ahzab
56 – 58
Shalawat terhadap Nabi saw
17
Al Ahzab
59
Hijab wanita muslimah
18
Saba’
10 – 14
Hukum gambar dan patung
19
Shad
41 – 44
Hilah (melepaskan diri dari kesulitan hukum)
20
Muhammad
4 – 6
Perang dalam Islam
21
Muhammad
33 – 35
Meninggalkan amal kebaikan setelah dimulai
22
Al Hujurat
6 -10
Cheking kebenaran berita
23
Al Waqi’ah
75 – 87
Ketentuan memegang mushaf al Qur’an
24
Al Mujadilah
1 – 4
Dhihar dan kafaratnya
25
Al Mujadilah
11 – 13
Mengadukan sesuatu kepada Rasulullah saw
26
AL Mumtahanah
10 – 13
Menikah dengan orang Islam atau musyrik
27
Al Jumu’ah
9 – 11
Ketentuan shalat jum’at
28
Ath Thalaq
1 – 3
Ketentuan perceraian
29 Ath Thalaq 4 – 7 Ketentuan tentang masa iddah
30 AL Muzammil 1 – 10 : Ketentuan membaca al Qur’an

Demikian tabel ayat-ayat ahkam dalam kitab tersebut, perlu di catat, topik tersebut hanyalah secara umum, tetapi secara lebih detail tentu saja kandungan ayat-ayat tersebut lebih luas dari topik yang disajikan. Wallhu a’lam bish shawwab.

Pendahuluan FIQIH

=================

Tulisan direncanakan memuat bahasa fiqih secara ringkas tetapi mencakup semua

bab-bab yang biasa disajikan kitab-kitan fiqih

==========================================================

Pendahuluan

A. Pengertian dan Istilah Fiqih

Kata ” Fiqih” secara bahasa berarti : faham

فَقِهَ – يَفْقَهُ

Menurut istilah, kata “fiqih” bermakna: ilmu yang mempelajari syari’at Islam yang berkaitan dengan amal perbuatan manusia yang didasarkan pada dalil-dalil al Qur’an dan al Hadits.

 

B. Pembagian Syari’at Islam

Berkaitan dengan fiqih syari’at Islam bisa dibedakan menjadi dua:

1. Ibadah: Syari’at Islam yang secara khusus mengatur hubungan manusia dengan Allah swt. Misalnya: shalat, puasa, sumpah, menyembelih binatang, berdo’a

2. Mu’amalah: syari’at islam yang mengatur hubungan antar manusia atau dengan lingkungannnya. Misalnya: jual beli, pinjam meminjam, hutang.

 

C. Sumber hukum islam

Sebagaimana disebutkan dalam pengertian fiqih di atas, maka bisa dipaham bahwa sumber hukum Islam yang utama adalah al Qur’an dan al Hadits. Hadits Rasulullah ini dapat berupa perkataan (sunnah qawliyah), perbuatan (sunnah fi’liyah), maupun ketetapan Rrasulullah (sunnah taqririyah).

 

A.   Taklif (beban kewajiban menjalankan syari’at Islam)

Seseorang dibebani menjalankan syari’at Islam apabila ia telah baligh, yakni bila ia telah mengalami salah satu dari hal berikut ini:

1. Bagi wanita, ia telah mengalami haid/menstruasi

2. Bagi laki-laki, ia telah mengalami mimpi basah

3. Secara umum, ia telah berusia 15 tahun

Ada sebuah hadits yang telah mashur yang menyatakan tentang hal ini:

رفع القلم عن ثلاث: عن الطفل حتى يحتلم و عن النائم حتى يستيقظ و عن المجنون حتى يعقل (ر. أحمد)

Ada tiga kelompok yang terbebas dari kewajiban menjalankan hukum: anak kecil sampai ia dewasa, orang yang tidur hingga ia terbangun, orang gila hingga ia sembuh dari gilanya (HR. Ahmad)

 

Faidah mempelajari fiqih: agar kita dapat mengetahui secara persis apa yang diperintahkan oleh Allah dan apa yang dilarang oleh Allah sehingga kita dapat mengerjakan dengan benar.

Hukum-Hukum Fiqih:

Secara umum ada enam macam hukum dalam fiqih:

1. Fardlu/wajib: sesuatu yang harus dikerjakan, apabila ditinggalkan berakibat dosa. Bila kewajiban ini menyangkut setiap individu maka disebut fardlu ‘ain, sedangkanbila menyangkut orang banyak maka disebut fardlu kifayah.

2. Sunnah/mandub: sesuatu yang utama untuk dikerjakan, sehingga mendapatkan pahala, jika ditinggalkan tidak berdosa.

3. Makruh: sesuatu yang sebaiknya ditinggalkan karena akan diberi pahala dan bila dikerjakan tidak berdosa.

4. Mubah: sesuatu yang boleh dikerjakan boleh pula ditinggalkan, bila diniatkan sebagai kebaikan akan mendapatkan pahala.

5. Haram: Sesuatu yang tidak boleh dikerjakan, bila dikerjakan akan mendatangkan dosa.

6. Halal: sesuatu yang boleh dikerjakan .

 

BERSAMBUNG >>>

BID’AH

BID’AH

Pengertian:

Bid’ah berasal dari kata bada’a artinya mengadakan dan memulai, sesuatu yang pertama kali. Arti ini seperti dalam firman Allah:

قُلْ : ما كنتُ بِدْعاً من الرُّسُلِ

Bid’ah adalah –..baca lebih lanjut>