Archive for June, 2007|Monthly archive page
Situs Buku2 Islam
Saya sebenarnya ingin mencari materi pelajaran tafsir untuk pemula atau pelajar, terutama materi tafsir yang diajarkan di sekolah-sekolah Timur Tengah tingkat SD, sekolah menengah. Saya berharap menemukan materi-materi itu, sehingga dapat melihat apa materinya, bagaimana disajikan dalam bentuk buku pelajaran dst.
Terakhir, saya mencoba googling dengan berbagai keyword: مادة التفسير للمبتدئين،مقرر التفسير للثانوي dst,tapi tidak pernah menemukan yang saya cari. Kemudian saya mencoba mencari situsnya Departemen Pendidikan Saudi lewat key word : وزارة المعارف , ternyata juga tidak menemukan. Wah susah sekali nampaknya. Alias sebenarnya tetap belum menemukan yang saya cari (mudah-mudahan suatu kali dapat).
Karena sudah terlanjurmasuk di situs Kementrian Pendidikan Saudi, ya baca-baca dikitlah,malah akhirnya menemukan beberapa link situs buku-buku Islam. Bagi yang sering mencari buku-buku Islam tentu pernah menjelajah situsnya. Link situs ini adalah: http://www.almaktba.com/ Banyak buku-buku Islam ditawarkan, dan diindex sesuai klasifikasi keilmuan Islam. Misalnya al Qur’an dan Tafsir, Alhadits dan Ilmunya, Fiqih dan Ushul Fiqh, Bahasa, Politik dan pemikiran Islami, perpustakaan ( syaikh Ibn Taimiyah, Utsaimin, ALbani, Ibn Qayyim dll), Wanita dan anak-anak, Kedokteran dan kesehatan, aqidah, akhlak dan lain-lain.
Kita dapat membaca resensinya,kemudian kalau tertarik silahkan mendownloadnya. Biasanya link yang disediakan untuk download diambil dari situs lain, misalnya situs: http://www.almeshkat.net/books/ dan http://tafsir.org/books/. Sebenarnya masih ada beberapa situs lain yangmemuat informasi kitab-kitab Islam ini.
Saya menyempatkan untuk mendowlod beberapa kitab tafsir terutama yang ringkas dengan model penafsiran tahlili atau maudhu’i, sehingga tidak terlalu banyak kalau diload ke word.
Saya juga sempat mendownload tafsir تفسير مراح لبيد ( التفسير المنير لمعالم التنزيل ) tafsir Mirah Labid (at tafsir al munir li ma’alim al tanzil) karya Syeikh Muhammad Nawawi al Jawi (salah seorang ulama Indonesia dari Banten, Jawa) yang terdiri dari beberap jilid.
Bagi yang tahu,mohon infonya buku-buku tafsir yang kecil-kecilan.
NILAI NILAI-AN
Judul diatas diserap dari bahasa Jawa, semacam bal-balan, tembak-tembakan, maling-malingan yang kesemuanya lebih mengambarkan pada kejadian tidak sungguh sungguh terjadi. Ada unsur permainan atau lebih tepatnya dolanan (dalam bhs Jawa). Ini saya maksudkan untuk menggambarkan penilaian yang ada saat ini (menurut yang saya amati)
Lembaga-lembaga pendidikan formal dalam mengukur kemampuan seorang peserta didiknya akan mengadakan berbagai model penilaian. Ada penilaian pada ujian tengah semester atau mid semester, ada ujian semester, ada ujian semesterpendek, ada ujian akhir,ada ujian nasional, ada ujian praktek. Sekian kali ujian ini dimaksudkan untuk memberikan laporan secara berkalamengenai kemajuan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran,apakah ia telah mampu menyerap pelajaran yang diberikan oleh seorang guru atau belum. Disamping tujuan-tujuan laiannya. Sehingga dengan laporan ini pihak yang berkaitan dengan peserta didik akan dapat memantau perkembangan si peserta didik tadi, kesulitan apa yang dialaminya juga dalam hubungannya dengan pembelajaran akan dapat juga dipantau.
Proses penilaian ini menggunakan instrument tertentu yang memang diharapkan dapat memberikan gambaran hasil yang telah diraih oleh peserta dalam menyerap ilmu yang diajarkan oleh gurunya. Maka dalam hal ini, teknik membuat soal yang baik harus dipahami, bahkan ada alat uji untuk mengukur kualitas suatu soal. Begitu pula dalam penilaian terhadap hasil pekerjaan siswa dalam menyelesaikan siswa, ada hal-hal yang harus dipedomani sehingga menghasilkan penilaian yang valid, yang pada akhirnya validitas penilaian benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.
Beberapa lembaga atau pendidik menerapkan hal demikian bahkan bisa jadi lebih ketat lagi, terutama bagi lembaga pendidikan yang sudah mapan dan tidak terikat pada suatu aturan birokrasi, dalam kondisi demikian, dalam hal penilaian terhadap peserta didiknya lembaga ini akan menerapkan penilaian “apa adanya” dalam arti peserta didik yang mampu akan ia mendapatkan nilai bagus,sedangkan peserta didik yang kurang atau tidak mampu tentu ia akan mendapatkan nilai jelek. Tapi bagi sebagian lembaga pendidikan yang lain akan lain ceritanya. Katakanlah nilai bagi peserta didik akan dibuat grade minimal enam (6), maka peserta didik didik dalam kategori tidak atau kurang mampu menyerap pelajaran ia akan mendapatkan nilai minimal enam (6), sedangkan peserta didik diatasnya akan mendapatkan nilai tujuh dan seterusnya. Maka hasil penilaian bila dibaca oleh orang lain tidak akan dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan peserta didik dalam menyerap pelajaran, kecuali oleh gurunya sendiri karena ia memang mengikuti proses si pserta didik.
Apalagi bagi pendidikan yang tidak mementingkan proses atau penguasaan ilmu dan hanya mementingkan nilai, terlebih bagi kalangan yang berkepentingan dengan laporan dan data yang menyenangkan (model ABS), maka nilai-nilai yang tinggi akan sangat membanggakan bahwa katakanlah siswa-siswi sekarang lulus sekian persen lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya dengan nilai sekian-sekian dan sekian. Tapi apakah dilihat proses penialain yang dilakukan. Bahkan ada suatu kabar (burung) konon beberapa tahun lalu di Jateng disinyalir ada model konversi nilai Ujian Akhir nasional sehingga perolehan nilai siswa menjadi tinggi. Ini hanya sedikit dampak dari sekolah atau lembaga pendidikan atau system pendidikan yang mengutamakan nilai daripada penguasaan keilmuan.
Kalau kita bertanya, ketika Ujian Nasional kemarin, berapa persen siswa dari semua siswa di Indonesia yangmengerjakan soal ujian secara mandiri dan berapa persen yang bekerja sma sesama teman dalam mengerjakan soal. Berapa sekolah yang sama sekali tidak melakukan modifikasi dan penyikapan terhadap peraturan pelaksanaan ujian Nasional dan bahkan berani melakukan pengetatan terhadap pelaksanaan ujian nasional. Kiranya dapat diyakini hampir semua sekolah melakukan “hilah” terhadap peraturan, sehingga peraturan terkesan ketat hanya diatas kertas, tetapi peraturan yang tidak menguntungkan di lapangan akan disikapi tertentu sehingga lentur di lapangan.
Dengan nilai-nilai yang bagus saat ini, bila dibandingkan dengan nilai-nilai pada kurun waktu sebelum tahun 2000-an dimana saat itu nilai dua (2),tiga (3), emapat (4) adalah lumrah, tampaknya tidak terjadi perbedaan yang signifikan, artinya kemampuan yang dimiliki siswa relative sama,bukan berarti siswa sekarang yang memiliki nilai lebih tinggi mutunya lebih baik dari siswa sebelum tahun 2000-an yang nilainya di bawah. Yang membedakan hanya saat itu tidak ada”tuntutan” seorang siswa harus memiliki nilai baik untuk lulus, terserah pada sekolah mau memberikan standar nilai berapa kepada siswa, apakah akan dinaikan kelas atau diluluskan dengan standar itu ataukah tidak.
Desa Istriku
Ini pemandangan di desa istriku. Tepatnya di Tegalsari Weru Sukoharjo, ketika musim panen mulai tiba beberapa bulan yang lalu.
Awal pertama aku ke desa ini, pengairan sawahnya masih banyak mengandalkan sistem tadah hujan. Sehingga di musim kemarau banyak orang pergi kesawah tidak untuk menggarap sawah, tapi untuk membolak-balik bongkahan tanah sehingga nanti di musim awal hujan sudah siap mulai tanam. Itupun tidak memakai benih yang disemai tapi tanah dilobangi dengan tongkat kemudian gabah (benih padi) langsung dimasukkan ke lobang tadi kemudian ditutup dengan tanah. Begitulah cara bercocok tanamnya.
Bila sudah akhir panen, menjelang musim kemarau, sawah tadi ditanami kedelai, sehingga selesai panen padi masyarakat memanen kedelai. Karenanya hampir setiap tahun bisa menikmati kedelai rebus, sungguh enak dan gurih rasanya, bahkan di beberapa desa tetangga panen kedelai ini masih bisa didapatkan, bukan sekedar panen panen tetapi panen raya kedelai.
Miskipun ada irigasi dari waduk Gajah Mungkur tapi saat itu air rasanya masih sulit mengairi sawah di sekitar desa ini. Tetapi sekarang ini air irigasinya sangat lancar sehingga setiap tahun penduduk selalu panen padi, dan sekarang ini kedelai sudah sangat jarang didapat di desa ini.
Browser FireFox versi Baru
Mau cari firefox baru, mau upgrade firefox 2, mau release fire fox terakhir atau beta, ini sudah muncul.
Beberapa hari ini aku menggunakan mencoba browser lanjutan dari fire fox 2. Oh ya aku memakai fire fox sejak fire fox 1.5. Setelah firefox 2, aku mencoba mencari tahu versi selanjutnya dari firefox 2 ini, setelah cari di google ada versi selanjutnya yakni Bon Echo. Miskipun masih versi beta, tetap aku download kemudian aku instalkan, hasilnya : yang muncul tidak ada lagi ikon rubah api yang selama ini menjadi ciri firefox,tapi berubah jadi semacam bola dunia warna biru.
Aku tidak tahu persis kelebihan dan kekurangan suatu browser, hanya dari sisi selera, aku lebih sreg pakai fire fox dan familinya. Untuk Bon Echo ini sepintas yang aku tahu, ketika dijalankan secara default mencari link mozila sama seperti fire fox sebelumnya, hanya saja tidak pernah bisa masuk ke link mozila ini. Tapi bila di alamat URL diketikkan www.google.com misalnya, halamannya bisa ditampilkan, ini yang pertama. Kedua seringkali kali Bon Echo kalo diminimize kemudian mau dipakai browsing lagi , tiba-tiba nutup sendiri, jadinya mulai buka dari awal lagi. Ketiga, biasanya kalo pake browser lain, untuk membuka situs torrent disisi kanan kirinya muncul gambar-gambar banner wanitadan gambar – gambar lain, tapi pake Bon Echo ini semua gambar itu secara default tidak dimunculkan jadi tidak perlu setting tertentu untuk menghilangkan gambar. Ini tentu menguntungkan paling tidakmempercepat tampilan maupun menghjilangkan kejengahan dari melihat gambar-gambar tersebut Mau coba……..
Mendongkrak Self Esteem
5 Jurus memompa self esteem..
Self esteem adalah berpikir setinggi mungkin sebagaimana halnya anda pikirkan terhadap teman anda. Self (anda) esteem ( lebih menyukai..)artinya anda menyukai diri anda sebanyak mungkin, baik yang di dalam maupun luar anda.Self esteem juga berarti anda memberikan penghargaan pada harga diri anda sendiri maupun pentingnya anda.
Apakah anda merasa tersiksa dengan self esteem anda yang rendah, sehingga hal ini mempengaruhi seluruh ruang kehidupan anda?
Abraham Maslow mendeskripsikan bahwa ada dua bentuk kebutuhan self esteem ini, pertama: kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan/respect dari orang lain, kedua : kebutuhan mendapatkan pengakuan dari pribadi sendiri.
Self respect/pengakuan dari diri sendiri mencakup rasa percaya diri (feeling of confidence), prestasi, kompetensi dan ketidak tergantungan. Penghargaan atau pengakuan dari orang lain mencakup: penerimaan, apresiasi, pengakuan (recognition). Maslow menandaskan bahwa jika kebutuhan-kebutuhan ini tidak dipenuhi akan menimbulkan ketidakpercayaan diri, ketidakberanian, lemah dan rendah diri/inferior…
Lantas bagaimana seseorang dapat meningkatkan self esteem-nya? Bagaimana anda merasakan diri anda dapat berbeda dari hari ke hari?
1. stop…jangan bandingkan diri anda dengan orang lain
Kita, secara alamiah, cenderung menggunakan orang lain untuk menilai dan mengukur penampilan, atribut atau kemampuan kita. Konsekuensinya kita sering merasa bahwa diri kita tidak sebanding dengan orang lain dalam pandanganmata kita sendiri atau kita merasa tidak beranjak kepada apa yang kita persepsikan sebagaimana yang diharapkan orang lain terhadap kita. Selalu saja ada orang lain yang lebih baik dalam berbagai cara/segi dari pada anda tapi sekedar bagian dari kekayaan atau perbedaan hidup dan anda memilki beribu atribut lain yang tidak dimiliki orang lain. Jadi konsentrasikan pada apa yang anda miliki daripada apa yang tidak anda miliki.
Apakah hal ini benar-benar menjadi masalah mengenai apa yang dipikirkan orang lain tentang anda? Ketika kita muda, kita mencoba untukmemenuhi apa yang menjadi harapan keluarga, tapi pada suatu ketika kita beranjak dewasa dan tua kita seharusnya mencoba dan ….pada harapan sendiri berbdasarkan pada apa yang benar-benar kita inginkan dalam hidup ini. Saya sering mengingatkan ddiri sendiri: “apa yang orang lain pikirkan tentang diriku adalah bukan urusanku”
2. Yang berlalu biarlah berlalu
Seringkali kita menguras waktu dan energi pikiran untuk memikirkan kesalahan yang telah lewat dan membiarkan hal ini mengkontrol perasaan dan pikiran kita saat ini. Setiap orang membuat kesalahan dan kita harus dapat memaafkan dan melupakan siapa yang berlawanan dan kita harus tetap maju.
Mirip dengan hal ini adalah jika anda masih terus menyalahkan diri anada atas kesalahan yang telah lewat, anggaplah ini sebagai pelajaran yang anda dapatkan dan tetaplah terus melaju. Lebih dari ini, berkonsentrasilah pada achievement/ketangkkasan/ketrampilan anda, walau hanya sejenak dan setiap hari, hal ini dapat membangun self esteem anda.
3. Terimalah diri anda sebagai pribadi yang unik.
Anda adalah unik…jadi terimalah diri anda sebagai adanya. Tentu dunia ini akan membosankan mnakala dihuni oleh orang yang sama, khususnya manakala kita semua sempurna. Jadi pikirkanlah mengenai apa yang anda inginkan dalam hidup ini, bukan apa yang kamu pikirkan apa yang seharusnya kamu inginkan berdasarkan atas apa yang kamu pikirkan orang lain harapkan. Ini adalah mengenai kamu hidup dalam kehidupan kamu bukan mereka
Salahsatu cara menguatkan self esteem ini adalah dengan berolah raga, tidak harus olah raga berat, cukup
dengan jalan-jalan 2-3kali dalam seminggu akan meningkatkan kadar horman rasa nyaman. Aktivitas outdoors juga dapat mendorong
untuk berpikir positif.
4. Buatlah buku jurnal pribadi
Membuat jurnal pribadi rasanya merupakan pekerjaaan berat tapi sesungguhnya hal ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Anda perlu memperbarui jurnal ini secara berkala tapi tidak harus setiap hari. Sebagai awalnya, anda dapat menulis hal-hal yang berkualitas dari diri anda. Anda tidak harus berpikir untuk menuliskannya semua, tapi anda dapat menambahkannya kemudian. Dengan melihat catatan ini dan setiap kali mereviewnya akan menguatkan kembali pikiran anda.
Begitu pula daftarlah prestasi anda dalam jurnal harian ini sehinga anda dapat menambahkannya kemudian dan mengadakan review sepanjang waktu.
Dalam jurnal ini anda dapat menuliskan peraan anda dan mungkin juga hal-hal yang memicu menurunnya self esteem anda. Sementara anda berusaha untuk memompa self esteem, anda dapat melihat kebelakang hal-hal yang mendorong kemajuan dan mengapa ada waktu-waktu tertentu dimana anda dapat mencapai self esteem yang tinggi maupun yang rendah. Kemajuan-kemajaun ini ada masanya sendiri, anda mungkin tidak menyadarinya bila anda tidak mencatatnya.
5. Tentukan beberapa tujuan.
Jika anda menghendaki perubahan dalam hidup anda, anda perlu membuat tujuan yang lebih khusus lagi. Cara terbaik untuk meraihnya adalah dengan menuliskannya, di buku jurnal tentu lebih baik.
Belajar akan memperlihatkan bahwa anda akan dapat meraih sasaran dan tujuan anda jika anda mencatatnya dan mereviewnya sevra berkala. Realistislah dengan tujuan anda dan buatlah jangka waktu untuk mencapainya. Jika anda gagal mencapai sesuai waktu yang ditargetkan, jangan anda merasa gagal, tapi set ulang tujuan ini dan ukuran yang lebih jelas.
Kesimpulannya adalah, self esteem yang lebih baik akan mungkin anda raih jika anda mau mengkontrol hidup anda dan proses berpikir.
Androgogy
Malcom Knowles merupakan orang yang dianggap pioner dalam memperkenalkan pembelajaran untuk orang dewasa.(http://www.learningandteaching.info/learning/knowlesa.htm).
Ia menjelaskan mengapa pembelajar dewasa berbeda dengan pembelajar umumnya. Karena Knowles berasumsi bahwa :
Sedangkan perbedaan androgogy dan pedagogy dapat dilihat pada daftar berikut ini:
1. Demands of learning :
Andragogy: Learner must balance life responsibilities with the demands of learning.
Pedagogy: learner can devote more time to the demands of learning because responsibilities are minimal.
2. Role of instructor :
Androgogy : Learners are autonomous and self directed. Teachers guide the learners to their own knowledge rather than supplying them with facts.
Pedagogy : Learners rely on the instructor to direct the learning. Fact based lecturing is often the mode of knowledge transmission.
3. Life experiences :
Androgogy : Learners have a tremendous amount of life experiences. They need to connect the learning to their knowledge base. They must recognize the value of the learning.
Pedagogy : Learners are building a knowledge base and must be shown how their life experiences connect withthe present learning.
4. Purpose for learning :
Androgogy : Learners are goal oriented and know for whatpurpose they are learning new information
Pedagogy: Learners often see no reason for taking a particular course. They just know they have to learn the information.
5. Permanence of learning :
Androgogy : Learning is self-initiated and tends to last a long time.
Pedagogy: Learning is compulsory and tends to disappear shortly after instruction.
(http://coe.sdsu.edu/eet/Articles/andragogy/index.htm)
UBUNTUME
Sudah lama pingin mencoba linux yang bisa seperti windows arabic, soale aku termasuk orangyang sering berhubungan dengan tulisan arab, padahal rata-rata koleksi linux (kecil-kecil ku) susuah untuk arab
apalagi yang ada qur’annya.
Waktu baca review UbuntuME (ubuntu untuk muslim), rasanya tertarik untuk mencoba. Trus yang jadi pertanyaan, nyari di mana distronya??? Persewaan
rata-rata menyediakan windows, untuk linuxpaling setok lama. emang sih ditawarkan untuk ndonlod,
beberapa situs menyediakan download, tapi besarnya kan nyampe 720 MB. Lha kalo di Indonesia ndonlod segede gitu beeraapaaa laaammmmaaaa yaa,donnlod yang kecil saja laammmaaa. Trus beberapa kali baca reviewnya, lama-lama tertarik juga untuk mencoba donlod. Itung-itung
sambil nyari tahu berapa lama ya donlodnya…
Ternyata hari ini selesai donwlodnya 100% begitu aku lihat hasil donlodan di Free Download Manager. Baru aku liat kalo udah selesai tapi Emang belum dicoba instal di kompi. mudah-mudahan gak error aja.
Nanti mau aku bakar dan dicoba untuk install. BTW instal linux nih juga jadi kerjaan tersendiri buatku, karena juga cuma nyobi-nyobi, dereng lancar mekaten….
UbuntuME ini aku ambil di:
http://src.annajiyah.or.id/download/Ubuntu-Muslim/UbuntuME-0.2.iso
Oh yaa… 24 jam rampung, ini log-nya:
12:22:19 02/06/2007 Starting download…loading
13:05:10 02/06/2007 [Section 1] – Server does not respond
13:05:10 02/06/2007 [Section 1] – Connecting…
14:00:29 02/06/2007 [Section 1] – Server does not respond
14:00:29 02/06/2007 [Section 1] – Connecting…
15:01:45 02/06/2007 [Section 2] – Server does not respond
15:01:45 02/06/2007 [Section 2] – Connecting…
16:19:01 02/06/2007 [Section 3] – Server does not respond
16:19:01 02/06/2007 [Section 3] – Connecting…
17:12:32 02/06/2007 [Section 2] – Server does not respond
17:12:32 02/06/2007 [Section 2] – Connecting…
18:11:31 02/06/2007 [Section 3] – Server does not respond
18:11:31 02/06/2007 [Section 3] – Connecting…
18:11:36 02/06/2007 [Section 3] – Connection succeeded
18:11:36 02/06/2007 [Section 3] – Downloading
20:02:36 02/06/2007 [Section 3] – Server does not respond
20:02:36 02/06/2007 [Section 3] – Connecting…
21:29:52 02/06/2007 [Section 1] – Server does not respond
21:29:52 02/06/2007 [Section 1] – Connecting….
22:00:04 02/06/2007 [Section 1] – Connection succeeded
22:00:04 02/06/2007 [Section 1] – Downloading
22:00:04 02/06/2007 [Section 2] – Connecting…
23:48:01 02/06/2007 [Section 1] – Downloading
0:18:25 03/06/2007 [Section 2] – Server does not respond
0:18:25 03/06/2007 [Section 2] – Connecting…
11:36:11 03/06/2007 [Section 6] – Done
11:36:24 03/06/2007 [Section 1] – Server does not respond
11:36:24 03/06/2007 [Section 1] – Connecting…
11:36:28 03/06/2007 [Section 1] – Connection succeeded
11:36:28 03/06/2007 [Section 1] – Downloading
11:37:09 03/06/2007 [Section 1] – Done
11:37:09 03/06/2007 Download complete
al hamdulillah tamma bi ‘aunillah.
Comments (1)
Leave a Comment
Comments (2)