Archive for April, 2007|Monthly archive page
PASCA UJIAN NASIONAL
Ujian Nasional untuk satuan pendidikan menengah atas (SMA/MA) yang diselenggarakan mulai hari Selasa 17 April 2007 hingga kamis 19 April 2007, telah selesai dilaksanakan. Hari-hari ini tinggal menunggu waktu pengumuman kelulusan Ujian Nasional yang diperkirakan akan diumumkan pada minggu pertama bulan Juni.
Sekolah/madrasah saat ini tinggal menyelenggarakan Ujian Sekolah/Madrasah (UAS/UAM) baik ujian prakteknya maupun ujian tulis. Untuk ujian praktek ini mata pelajaran program IPA lebih banyak daripada program IPS, karena program IPA mata pelajaran yang diujikan praktek merupakan mata pelajaran khusus program IPA yakni fisika, kimia, biologi, sedangkan program IPS tidak memiliki mata pelajaran khusus yang diujikan.
Ujian tulis diselenggarakan pada sekitar akhir minggu kedua bulan Mei, mencakup mata pelajaran yang tidak diujikan pada ujian nasional, yakni mata pelajaran selain Bahasa Indonesia, Matematika, Ekonomi dan bahasa Inggris. Mata pelajaran selain ini diujikan oleh sekolah/madrasah yang bersangkutan sesuai dengan pedoman operasional standar penyelenggaraan ujian sekolah/madrasah.
Mengamati apa yang terjadi di sekolah/madrasah saat ini hampir bisa dipastikan terjadi sebut saja kurang kondusifnya program/kegiatan untuk kelas XII pasca Ujian Nasional, beberapa hal yang menyebabkan adalah jauhnya jarak Ujian Nasional dengan Ujian sekolah/Madrasah. Kedua adanya persepsi siswa bahwa setelah ujian nasional tidak perlu bersusah payah belajar untuk ujian sekolah/madrasah, karena tentu sekolah/madrasah bersangkutan tidak akan mau mengambil resiko untuk tidak meluluskan siswanya di ujian sekolah/madrasah. Disamping itu selama ini Ujian Nasional dianggap sebagai puncak dari ujian akhir sekolah/madrasah, maka ujian lainnya akan dianggap sebagai sampingan saja.
Sebagaimana diketahui bahwa untuk kelulusan, siswa harus 1) lulus Ujian Nasional, 2) lulus Ujian Sekolah/Madrasah, 3) lulus tingkat satuan pendidikan.Yang masing-masing memiliki criteria kelulusan tersendiri.
Fenomena kurang kondusifnya ini bisa dilihat seperti yang ditayangkan beberapa stasiun televisi beberapa waktu lalu, pasca ujian nasional, siswa/siswi banyak yang menumpahkan emosinya dengan cara mencorat coret baju seragamnya. Karena adanya anggapan bahwa memang ujian telah berakhir, padahal sebenarnya masih ada ujian sekolah/madrasah..
Barangkali hanya sebagian siswa yang tetap mempersiapkan diri untuk menyambut ujian sekolah/madrasah, atau untuk persiapan masuk perguruan tinggi.
Comments (1)